Semangat kebersamaan dan tekad untuk memberikan dampak positif dalam pendidikan anak-anak TK telah mendorong sekelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk menjalankan proyek kolaboratif yang inspiratif. Melalui proyek tersebut, mahasiswa KKN telah berhasil mendirikan sebuah koperasi di TK Pertiwi Atmopalupi. Langkah inovatif ini bukan hanya memperkuat ekonomi lokal, tetapi juga memberikan contoh positif tentang bagaimana mahasiswa dapat menjadi agen perubahan dalam komunitas.

Dengan dasar prinsip-prinsip kerjasama, demokrasi, dan partisipasi aktif, koperasi mampu memberikan manfaat yang merata kepada anggotanya sambil mengedepankan tujuan sosial dan ekonomi bersama serta pembentukan koperasi bukan sekadar menciptakan struktur bisnis alternatif, tetapi juga mencerminkan semangat kolaborasi yang mampu mengatasi tantangan ekonomi dan sosial. 

Maka dari itu, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro, Farah Syifa membantu TK Pertiwi Atmopalupi untuk mendirikan koperasi konsumsi dengan tujuan utama memenuhi kebutuhan konsumsi atau pemakaian pribadi anggotanya. Koperasi ini berfokus pada penyediaan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari anggotanya, barang yang akan dijual pada Koperasi Atmopalupi berupa seragam dan alat tulis.

Koperasi Atmopalupi tidak hanya memberikan pelajaran berharga tentang ekonomi dan berbagi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi TK dan komunitas sekitarnya. Hasil penjualan produk-produk dari koperasi ini akan digunakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan pendidikan di TK, serta memberikan kontribusi positif pada perkembangan ekonomi lokal.

Kegiatan ini dimulai dari tanggal 24 Juli 2023  dari tahap perencanaan yaitu diskusi dengan kepala TK Pertiwi Atmopalupi dimana TK membutuhkan koperasi untuk kegiatan jual beli seragam yang biasa mereka lakukan dan menurut Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah di pasal 12 dilarang untuk jual beli seragam sehingga perlu adanya koperasi. Setelah itu,  mulai mewujudkan ide sekolah, melakukan kerja sama dengan para guru TK dan orang tua murid untuk mengidentifikasi produk yang dapat dijual melalui koperasi. Lalu dibuatlah proposal pembuatan koperasi konsumsi serta pengeluaran SK dari sekolah dan pengarahan kepada Kepala TK dan pengurus koperasi pada tanggal 11 Agustus 2023 di TK Pertiwi Atmopalupi. Dilakukan juga sosialisasi mengenai pengadaan koperasi sehingga para orang tua murid dapat melakukan pembelian kebutuhan sekolah di koperasi yang telah dibuat. 

Pembuatan koperasi konsumsi di TK Pertiwi Atmopalupi diharapkan dapat menjadi contoh nyata bagaimana kerjasama dapat memajukan lingkungan sekitar, menciptakan dampak positif jangka panjang serta membantu TK Pertiwi Atmopalupi lebih maju.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *